Ilmu Keuangan Ini Seharusnya Dipelajari Sejak Bangku Sekolah

Pengalaman Gagal Berinvestasi Mesin Cetak Rp. 10 Miliar dari Rico Huang
July 3, 2021
Karyawan Ini Untung 800% dari Kompetisi Trading Saham HOTS Championship Season 3
July 10, 2021

Ilmu Keuangan Ini Seharusnya Dipelajari Sejak Bangku Sekolah

Baru-baru ini, penulis menonton sebuah video bagus yang dipublikasikan di kanal Youtube dari Johan Jascha. Beliau adalah seorang konsultan yang sering membahas soal ilmu saham dan ilmu keuangan dengan jumlah subscriber sekitar 23 ribu ketika artikel ini dibuat. Konten-konten yang dia bagi biasanya menarik dan mudah dipahami karena dia adalah praktisi yang cukup berpengalaman di industri keuangan.

Ada sebuah video menarik yang penulis simak, yaitu topik tentang sebuah ilmu yang harus dipelajari sejak sekolah, yaitu topik Money Mastery (ilmu yang mempelajari tentang uang), dimana hal ini mencakup Financial Planning dan Wealth Management. Walaupun terkesan kompleks dan rumit, ilmu perencanaan keuangan (financial planning) memang harusnya diajarkan sejak dini supaya orang bisa mengatur keuangan dan mengoptimalkan aset yang dimiliki.

Pada video berdurasi sekitar 21 menit ini, Johan Jascha pada awalnya menjelaskan hanya ada 2 tipe manusia yang mengatakan uang bukan segalanya, yaitu mereka yang hidup jauh dari keduniawian seperti para pemuka agama dan mereka yang sudah sangat kaya raya sehingga memilih aktif di kegiatan filantopis (kegiatan kemanusiaan).

Kemudian Johan menjelaskan hal pertama dari Money Mastery yaitu Financial Planning dimana kegiatan ini seputar pengelolaan keuangan dengan cara sebagai berikut.

  1. Mengatur Cashflow, Cashflow adalah alur kas masuk dan alur kas keluar. Cashflow dari setiap orang haruslah positif, dimana kas masuk harus lebih besar dari kas keluar. Cashflow yang positif akan membuat orang bisa menabung, sementara cashflow yang negatif akan membuat orang kesulitan menabung, Belajarlah mencatat segala pengeluaran sehingga kita bisa mengeliminasi pengeluaran yang tidak perlu dan lebih berhemat.
  2. Mengetahui Kelas Aset (Asset Class), dimana ada aset produktif dan aset konsumtif. Aset produktif adalah aset yang bisa menghasilkan pendapatan kembali, contohnya adalah rumah kos, deposito, saham, dll. Sementara aset konsumtif adalah aset yang tidak memberikan pemasukan bahkan cenderung memiliki nilai yang menyusut, contohnya gadget mahal dan mobil mahal.
  3. Mengatur Hutang, Hutang juga terbagi dua yaitu hutang produktif dan hutang konsumtif. Hutang produktif adalah hutang yang diperlukan untuk modal usaha ataupun investasi. Sementara hutang konsumtif adalah hutang untuk pembelian barang konsumsi seperti gadget mahal.
  4. Mengetahui Networth, Networth adalah nilai aset dikurangi hutang yang kamu miliki. Jika networth kamu positif, maka kamu sudah melakukan hal yang benar, namun jika hutang kamu lebih besar dari aset maka kamu perlu membenahi kegiatan keuangan kamu.

Hal kedua dari Money Mastery yang dijelaskan adalah Wealth Management, dimana kita belajar mengalokasikan networth kita ke berbagai instrumen investasi. Tujuannya agar bisa mengoptimalkan networth supaya bisa berkembang. Biasanya alokasi kekayaan ini disesuaikan dengan profil resiko dari masing-masing orang.

Wealth management ini harus memiliki proteksi (wealth protection) & distribusi (wealth distribution) dimana asuransi menjadi pelengkap terakhir dari ilmu wealth management ini. Wealth protection ini bertugas melindungi semua kekayaan yang kita miliki dimana jika terjadi sebuah resiko yang tidak diinginkan maka asuransi akan menggantikan resiko tersebut. Selain sebagai pelindung kekayaan, wealth protection juga bisa melindungi keluarga dari hutang. Jadi, jika terjadi sebuah resiko yang tidak diinginkan, maka uang pertanggungan bisa mengcover hutang usaha agar tidak dibebankan kepada ahli waris.

Sementara terakhir, wealth distribution adalah peran asuransi untuk membagikan aset kepada ahli waris agar ke depannya tidak terjadi konflik dari para ahli waris. Yah, hal ini agak jarang dibicarakan di Indonesia karena agak sensitif. Video ini cukup menarik dan dijelaskan dengan bahasa sederhana, jika kamu ingin langsung menonton video terkait money mastery, silahkan cek di video ini:

Bambang
Bambang
Seorang penulis yang memiliki passion di bidang investasi, usaha dan keuangan. Bercita-cita tinggi, namun suka menunda. Salam kenal, para investor dan pengusaha se Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.