Cara Berinvestasi Saham Deviden Yield Tertinggi di IHSG

Berinvestasi Properti di Kota Mandiri
February 8, 2021
Perhatikan Hal-Hal Ini Sebelum Melakukan Pembelian Franchise
March 13, 2021

Cara Berinvestasi Saham Deviden Yield Tertinggi di IHSG

Hello guys, kembali lagi bersama Griyausaha, situs yang membahas segala hal yang berbau tentang keuangan, investasi dan usaha. Kali ini, kami akan memberikan sedikit tips untuk bisa berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham-saham yang memiliki Deviden Yield tinggi.

Sebelumnya, untuk memeriksa saham-saham apa saja yang memiliki nilai deviden tinggi, kamu bisa melakukan pengecekan secara berkala di indeks IDX High Devidend 20, dimana indeks ini berisi tentang 20 emiten saham yang membagikan deviden yield paling tinggi selama 3 tahun terakhir.

Jadi katakanlah pada 2021 ini, kamu ingin mendapatkan deviden dengan nilai tinggi maka kamu bisa melakukan investasi di saham-saham yang terdaftar di IDX High Devidend 20 dengan mengunjungi situs Bursa Efek Indonesia (IDX.co.id) kemudian ke menu Data Pasar > Data Saham > Indeks Saham.

Pilihlah indeks saham IDX HIDIV20, kamu bisa melakukan unduhan pada file yang diberikan dan bukalah file tersebut. Pada awal tahun 2021 ini, data-data tersebut akan seperti pada gambar di bawah ini.

Bagi Anda yang tidak suka dengan fluktuasi pasar saham dan tidak begitu mengincar Capital Gain (keuntungan dari naiknya harga saham) maka Deviden Gain bisa dijadikan alternatif pendapatan tambahan di bursa saham. Belilah secara berkala, tambah terus kepemilikan Anda dan pilihlah saham-saham di atas yang kinerja keuangannya stabil.

Mengapa Perusahaan Membagikan Deviden?

Jika kamu pemula di pasar modal dan bertanya, mengapa perusahaan-perusahaan tersebut membagikan deviden? Maka jawaban sederhananya adalah perusahaan-perusahaan tersebut mendapatkan keuntungan dan ingin membagikan keuntungan tersebut kepada semua pemilik perusahaan.

Lalu apakah perusahaan yang tidak membagikan deviden itu jelek? Huhm, tentu tidak. Ada beberapa perusahaan yang tidak membagikan deviden dan mencoba menahan laba tersebut di variabel Laba Ditahan (Retained Earning) di neraca keuangan mereka. Beberapa perusahaan beranggapan laba tersebut bisa diolah lagi berupa pembelanjaan modal (Capital Expenditure) yang digunakan untuk membuat perusahaan lebih besar lagi.

Perusahaan-perusahaan yang membagikan deviden juga belum tentu bagus, karena bisa saja sebagian perusahaan memancing para investor pemula dengan deviden besar kemudian mereka dijebak dengan perusahaan yang gagal atau nilai saham yang jatuh secara dalam.

Jadi walaupun deviden menjadi daya tarik tersendiri di pasar modal, sebagai investor tetaplah cermat dan selalu memantau kinerja keuangan perusahaan yang kamu beli. Pembagian deviden sendiri di IHSG biasanya dilakukan secara tahunan dan dibayarkan sekitar bulan April-Mei.

Bambang
Bambang
Seorang penulis yang memiliki passion di bidang investasi, usaha dan keuangan. Bercita-cita tinggi, namun suka menunda. Salam kenal, para investor dan pengusaha se Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.