7 Psikologi Trading yang Penting Bagi Trader Forex

Apakah Saham UNVR dan HMSP Layak di Hold? Inilah dia jawaban ala Nizar Imam
August 1, 2021

7 Psikologi Trading yang Penting Bagi Trader Forex

Griyausaha akan sedikit membahas instrumen investasi dengan resiko tinggi yaitu Trading Forex. Kegiatan trading Forex memang menggiurkan, hanya dalam hitungan menit saja, apa yang kita pasangkan sebagai posisi baik buy (long) ataupun sell (short) langsung kelihatan hasilnya.

Bagi mereka yang memiliki pengaturan resiko baik, Forex dianggap bisa dijadikan sebagai salah satu media penambah kekayaan. Namun sebaliknya jika tidak dilakukan secara hati-hati, Forex juga acap kali dianggap sebagai biang kerok hancurnya kekayaan seseorang.

Sebenarnya, jika dilakukan dengan hati-hati dan perhitungan yang matang, kita bisa mendapatkan hasil yang cukup konsisten dari Forex. Namun sebelum mendapat profit konsisten, setidaknya kita harus memahami beberapa hal yang penting khususnya psikologi dalam trading Forex.

Kira-kira apa sajakah psikologi trading yang penting sebagai seorang trader? Simak ulasan dari kami di bawah ini:

1.Mengatur Modal Bertahan atau Bernafas Panjang
Pada trading Forex, kita harus mampu bertahan selama mungkin apabila keadaan tidak menguntungkan. Jika Anda memiliki akun yang tidak memiliki fee Overnight /Swap, Anda bisa mempertahankan posisi loss terus menerus walaupun ini sangat tidak disarankan bagi mereka yang sudah profesional.

Namun bagi Anda pemula yang tidak berani melakukan Stop Loss, tidak masalah bagi Anda menahan posisi loss, asalkan Anda memiliki modal yang cukup apabila posisi kembali semakin loss. Intinya adalah Anda harus mampu mengatur nafas, jangan memiliki mindset mau cepat kaya tetapi profit yang stabil dari Forex.

Salah satu cara mengatur modal atau nafas di Forex adalah bermain dengan lot kecil, dan juga belajar melakukan stop loss ketika kondisi pasar sangat tidak sesuai analisa Anda.

2. Jangan Menganggap Trading sebagai Kompetisi
Jangan pernah membandingkan hasil trading Anda dengan hasil trading teman ataupun mentor Anda. Sesuaikan trading lot dengan kemampuan Anda, cukup bermain dengan santai dan trading dengan gaya Anda sendiri.

Pada industri Trading Forex, tidak ada yang mengejar Anda harus menang banyak di hari tertentu. Mereka yang mampu bertahan dan mendapatkan hasil adalah mereka yang mampu bermain tenang dan menyesuaikan lot yang dipasang dengan kemampuan modal mereka.

3. Mampu Mengelola Emosi Stabil dari Trading
Pada trading Forex, ada dua jenis orang, mereka yang mendapatkan profit tinggi dan juga ada yang loss tinggi. Tetaplah tenang di kondisi ini, karena mereka yang euforia dari profit tinggi biasanya akan jatuh kembali. Sebaliknya mereka yang loss tinggi juga akan mengejar atau mencoba recovery loss mereka dengan bermain lebih agresif.

Ada baiknya berpikir dengan kepala dingin sebelum memutuskan sesuatu, tetaplah berpijak ke tanah ketika Anda menang besar dan cobalah tenang ketika Anda mengalami kerugian tinggi. Jika emosi Anda tenang dan stabil, keputusan yang dibuat akan lebih matang dan tereksekusi dengan baik.

4. Jangan Trading Menggunakan Seluruh Uang Tabungan Anda
Ingatlah Forex merupakan salah satu cara mendapatkan tambahan kekayaan, namun jangan melakukan tindakan gegabah dengan melakukan deposit dengan seluruh tabungan Anda. Ada banyak hal yang perlu dipelajari dari Forex, seperti Technical Analysis, Pengetahuan Informasi Ekonomi & Politik, Manajemen Resiko, Money Management dan lain-lain.

Untuk mempelajari setiap hal penting tersebut, Anda bisa belajar sambil melakukan trading dengan lot kecil sehingga reward dan resiko hanya sebagai biaya belajar. Anda harus memperlakukan setiap deposit yang Anda lakukan sebagai uang yang penting, dan bertindak hati-hati dengan setiap transaksi yang dilakukan.

5. Tentukan Risk dan Reward yang Konsisten
Anda bisa menentukan sendiri risk dan reward ratio yang diinginkan, namun jika Anda mencoba asumsi pesimis dengan winrate kecil sekitar 35-40% maka Anda tetap bisa profit dari Forex. Caranya bagaimana? Anda membuat target TP sekitar 20% dan Stop Loss 10%, sehingga walaupun Anda sering gagal ataupun salah, Anda tetap bisa menang dari menetapkan ratio reward yang lebih besar. Lakukan ini secara konsisten, agar akun Forex Anda terus berkembang.

6. Pelajari Technical Analysis dengan Sebaik Mungkin
Tidak ada salahnya Anda belajar Technical Analysis, karena ilmu ini bisa diaplikasikan ke dalam beberapa instrumen seperti Saham, Forex dan juga Cryptocurrency. Di dunia trading Forex, bahkan Technical Analysis akan meningkatkan winrate seseorang dan bisa membantu keputusan dia untuk melakukan entry posisi atau tidak.

Apabila Anda sudah mendalami dan mendapatkan efek positif dari Technical Analysis, Anda bahkan bisa mengajarkan hal ini kepada anak-anak Anda di kemudian hari.

7. Action dan Insting akan Hadir dari Pengalaman
Apakah harus melakukan trading ketika belum memiliki ilmu dan pengalaman? Jawabannya, Just Do It. Anda bisa memulai dengan deposit kecil, akun Micro ataupun akun Cent untuk belajar. Seiring waktu, Anda akan melihat pola-pola candle yang diajarkan mentor ataupun Anda pelajari dari buku dan insting Anda akan bertambah seiring pengalaman trading Anda.

Walaupun disarankan untuk segera melakukan action, ingatlah setiap entry yang Anda lakukan harus dilakukan sesuai aplikasi ilmu yang Anda pelajari. Winrate awal-awal mungkin akan buruk, namun akan membaik seiring pengalaman Anda melakukan trading.

Pada akhirnya, ingatlah untuk menghasilkan profit konsisten untuk jangka panjang. Forex sering dijadikan sebagai media judi dengan bertaruh memasang lot yang besar karena trader berharap mendapatkan profit tinggi dalam jangka waktu pendek. Terkadang strategi ini berhasil, namun terkadang strategi ini justru menjadi senjata mematikan bagi diri sendiri, karena hal inilah yang membuat banyak trader Forex gagal dan bangkrut.

Psikologi trading ini sangat penting dan bisa diterapkan oleh bagi Anda yang baru ingin memulai peruntungan di trading Forex.

Bambang
Bambang
Seorang penulis yang memiliki passion di bidang investasi, usaha dan keuangan. Bercita-cita tinggi, namun suka menunda. Salam kenal, para investor dan pengusaha se Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.